TULANG BAWANG – Pengelolaan Anggran Dana Desa (ADD) di kampung Karya Bhakti Kecamatan Meraksa Aji Kabupaten Tulang Bawang tahun anggaran 2018-2019, dalam pelaksanaannya diduga tidak dilaksanakan.

Pasalnya, dalam musrembang, Kampung Karya Bhakti telah menganggarkan, salah satunya untuk memasang wifi kampung di 14 titik pos ronda, sebesar Rp. 67 900 000, namun kenyataan nya semua itu tidak ada.

Baca Juga :  Meski Hujan Deras Tidak Menyurutkan Bunda Winarti Mengunjungi Masyarakat Bujung Tenuk

Menurut salah satu warga yang enggan di sebutkan nama mengatakan, bahwa Kepala Kampung Aris, bilang disetiap gardu pos ronda  akan dipasang wifi.

”tetapi hingga saat ini tidak ada satupun yang terpasang, padahal pak Lurah ngomongnya dari tahun yang lalu mas,”ungkapnya, sembari memcontoh gaya bicaranya Lurah Aris.

Lanjutnya, ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang agar menindaklajutin permasalahan wifi kampung karya Bhakti tersebut.

Baca Juga :  Desa Bagelan Dilatih Menjadi Desa Tangguh Bencana

”Karena ini menyangkut uang negara yang harus dipertanggung jawabkan, kami masyarakat menduga, ini semua hanya akal-akalan oknum Kepala.Kampung Aris, mengelapkan anggara Dana Desa tahun 2018-2019,”terangnya.

Sebelumnya, dailylampung.com mencoba menemui kepala kampung Aris Fitriono, namun kepala kampung tersebut tidak ada di kantor, hp nya pun tidak dapat dihubungi. (Gus/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here