METRO — Pasangan relawan jalur perseorangan Bakal Calon Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro tahun 2020 menggelar silaturahmi dengan awak media. Silaturahmi digelar di Vintage Cafe, Tejoagung, Metro Timur, Senin (20/7/2020) malam.

Dihadiri puluhan awak media yang tergabung dari organisasi PWI, AWPI, IWO, KWRI serta SMSI, kegiatan silaturahmi ini berjalan lancar dan kondusif. Dalam kesempatan ini awak media diberikan kesempatan bertanya jawab, kepada pasangan WaRu, L.O WaRu dan ketua Tim Pemenangan Kota. Terlihat sejumlah awak media tampak aktif bertanya dan menyimak pemaparan.

Saiful Tomi selaku ketua tim pemenangan memaparkan, dengan diadakannya verifikasi faktual dan rapat pleno dari KPU Metro membuktikan bahwa pasangan WaRu memiliki pendukung real atau pasti. “Dan untuk kekurangan 10 suara langsung akan dipenuhi oleh kami,” tegas Saiful Tomi.

Dokter Wahdi dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa WaRu sungguh-sungguh ingin berbuat untuk Kota Metro.

“Ini satu perjalanan dari WaRu bagaimana sesungguhnya ingin berbuat, walaupun tidak banyak untuk kota yang dicintai ini. Kota dimana saya dan Pak Qomaru lahir. Kota dimana, ibu saya satu bulan mengalami pendarahan dalam melahirkan saya. Di RS Umum Ahmad Yani, dimana saya enam belas tahun mengabdi dan akhirnya saya pensiun dini. Tapi inilah, bagaimana sesungguhnya cita-cita itu, yang kemudian tidak mudah untuk masuk. Saya berangkat dari mahasiswa, aktif di organisasi di Jogjakarta itu di pecinta alam,” katanya.

Baca Juga :  Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Metro Terima CSR APD dari PT. Sinar Jaya Inti Mulya

Dokter Wahdi pun bercerita, bahwa pengalamannya di organisasi dan profesinya di kedokteran membuat memiliki rasa kepedulian yang tinggi.

“Ketika ada beberapa kejadian bencana alam, terpanggil untuk turut meringankan beban para tertimpa bencana. Untuk itu saya terpanggil untuk membangun Kota Metro. Sebagai birokrat selama 20 tahun, saya terpanggil untuk mengabdi. Saya begitu aktif di organisasi sampai tahun 1998 dalam organisasi. Inilah keluarga besar yang mengantarkan kami. Inilah sesungguhnya, berangkat dari nilai itu, bagaimana memiliki nilai kekompakan dan ke Indonesiaan. Maka dengan Bismillahirohmanirohim, menyampaikan kepada masyarakat. Ketika dipahami masyarakat dan sesepuh maka saya lebih kuat lagi, bersama Pak Qomaru,” tandasnya.

“Prosesnya alhamdullilah, seperti yang teman-teman ketahui, prosesnya penuh dengan kebaikan. Alhamdullilah Allah SWT sudah memudahkan, kami ini dimudahkan dalam proses perjalanan ini. Masuknya mudah keluarnya mudah, tentu bila Allah memberikan kita kesempatan ini, maka kami akan memberikan kepemimpinan yang memberikan nilai-nilai manfaat, kepemimpinan yang memberikan nilai-nilai kebaikan. Berangkat dari Independen, kami harus masuk dimana mencari perahu kami. Kami harus membuat perahu kami kokoh, rangkanya kuat, tidak bocor, dindingnya kokoh, dan tentunya penumpangnya yang bisa diajak berlayar jauh ke depan dengan kuat. Banyak yang kami inginkan, merubah Metro menjadi lebih hebat adalah suatu keniscayaan. Pemimpin tidak harus selalu dipuji, pemimpin harus selalu dikoreksi. Kami harus menghadapi ketidaknyamanan, untuk mencapai sesuatu kita pasti diharapkan dengan ketidaknyamanan,” tandasnya.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Metro Djohan Sidak di Dinas Perpustakaan

Efril Hadi selaku L.O menyampaikan bahwa hasil penetapan pleno sudah diumumkan oleh KPU Kota Metro. “Untuk pasangan calon walikota dan wakil walikota dari jalur independen hanya ada kekurangan 10 dukungan dan tentunya kami berkewajiban menyerahkan 20 dukungan. Alhamdulillah kami memiliki 5.000 cadangan dukungan dari masyarakat Kota Metro, maka dari itu kami akan segera menyerahkan data susulan sebanyak 50 dukungan ke kantor KPU Kota Metro dalam waktu secepatnya,” tambahnya. (yodi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here